Jakarta – Timnas Indonesia akan menjalani uji coba melawan Guyana yang di atas kertas memiliki kekuatan berimbang. Luis Milla tertantang menghadapi gaya bermain Guyana.

Timnas Indonesia, U-23 dan senior, babak belur di tangan Suriah U-23. Suriah memang memiliki urutan yang lebih oke ketimbang Indonesia, dengan ada di urutan ke-77 FIFA. Adapun Indonesia masih di luar 100 besar.

Indonesia masih menyimpan satu pertandingan uji coba pekan ini. Timnas akan menghadapi Guyana di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Sabtu (25/11/2017). Urutan Guyana dan Indonesia hanya terpaut tipis, Indonesia di urutan ke-154 sedangkan Guyana pada urutan ke-165.

“Kami ingin mencoba mencari lawan yang kira-kira satu level dengan kami, cari tim yang menuntut performa tinggi di lapangan. Kemarin lawan Suriah U-23 level tinggi, mereka sangat baik. Untuk besok saya ingin anak-anak berkompetisi,” ujar Milla.

“Kami melihat Guyana secara fisik bagus dan berkompetisi di lapangan. Mereka memiliki dominasi bola-bola udara, dan di situlah tantangan kami dan mencari penanggulangan bagaimana bisa mengantisipasinya,” Milla menambahkan.

“Kami ingin cari lawan yang berbeda, style yang berbeda. Suriah punya gaya sendiri, Guyana juga. Yang penting kami dapat kontruksi tim,” tutur dia.

Oleh karena itu, Milla enggan memikirkan masalah urutan FIFA. Dia hanya ingin timnya tampil lebih baik sebagai persiapan menuju Asian Games 2018.

“Buat saya tidak penting. Yang penting adalah progress tim bukan rangking. Yang penting anak-anak lebih baik lagi di lapangan. Bagaimana mencapai performa terbaik mereka,” katanya.

(ads/fem)


NO COMMENTS